10 August 2011

Gerakan Salat Lenturkan Saraf Tubuh

Getty Images/Dan Kitwood

  • Sumber: Komarudin Hidayat/Tribun News

    Kalau saja pesan salat bisa kita terapkan dalam pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, tentu hasil kinerjanya akan optimal dan berkualitas. Dampak positif lain dari salat juga mendatangkan kesehatan.

    Jika kita perhatikan dan rasakan dalam gerakan-gerakan salat, dari mulai takbir mengangkat kedua tangan, ruku, sujud, duduk dan gerakan lainnya, jaringan saraf tubuh akan tetap lentur dan rileks.

    Dari banyak penelitian, sujud misalnya mampu membebaskan otak saraf dari kegelisahan, rasa resah dan tekanan kejiwaan. Kepasrahan yang dilakukan orang yang sujud membuat otak dan saraf menjadi tenang dan terasa kosong. Seorang yang salat telah berbagi keresahan dan kegelisahan hidupnya kepada Tuhannya sehingga akan terasa ringan.

    Dengan ucapan dan gerakan salat kita dapat menyatukan antara hati pikiran dan gerak untuk mencapai khusyuk. Mengapa tahajud pada waktu malam sangat ditekankan? Karena dalam keheningan malam itu kita akan merasakan kedekatan dengan Tuhan.

    Setiap gerakan salat adalah bahasa ritual, sejak dari mengangkat tangan, membungkukkan badan, sampai menundukkan kepala ke tanah. Semuanya itu, kalau saja dihayati dengan mendalam, jauh lebih ekspresif ketimbang ucapan seribu kata.

    Ketika seorang muslim bersujud dengan khusyuk menundukkan kepala dan menempelkan dahinya ke tanah, maka rangkaian kata-kata tidak cukup untuk mengungkapkan perasaan hatinya ketika bersimpuh menghadap Tuhan.

    Dengan demikian seseorang yang salat dengan tertib dan khusyuk akan mampu membuat dirinya dalam keyakinan tinggi untuk menjalani hidup serta kepasrahan tulus atas semua ketentuan Tuhan. Hidup akan tetap optimistis karena selalu dekat dengan Tuhan.

14 May 2009

Hidup ini Sangat Sederhana

Sahabatku dalam kenyataannya ada pribadi-pribadi terpilih untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dan ada juga pribadi-pribadi yang dalam segala hal sebenarnya dia pantas untuk di pilih tapi kenyataannya dia masih belum dipercaya.

Begitu pula halnya dengan kita yang saat ini mungkin masih belum dipercaya Tuhan untuk meraih apa yang kita inginkan namun itu sebenarnya pemberitahuan untuk kita agar kita membangun kepantasan untuk menerimanya atau bahkan teguran walau kita pantas menerima itu tapi karena cara-cara kita masih belum baik maka Tuhan menangguhkan keberhasilan kita agar kita memperbaiki CARA-nya.


Kadang memang rumit dan ”njelimet” bagi kita yang kurang berpikir, namun penasehatan Guru kita Pak Mario Teguh dalam MTGW 29 Maret yang baru lalu menjadikan pemahaman bermakna untuk saya, bahwa betapa sederhana kehidupan kita ini :


Sebetulnya hidup ini sangat sederhana; tetapi kita merumitkannya dengan rencana yang tidak kita laksanakan, dengan janji yang tidak kita penuhi, dengan kewajiban yang kita lalaikan dan dengan larangan yang kita langgar.

(MT. The Shape of My Heart)


* Rencana yang begitu baik yang di anggap canggih, cerdas sering
kita nodai dengan lalai ditunda dan bahkan tidak kita laksanakan yang pada akhirnya pupuslah di tengah jalan sehingga merumitkan kehidupan kita yang telah kita susun begitu baik.



* Ada pribadi-pribadi diantara kita yang begitu sukses lebih cepat
yang ternyata kuncinya adalah selalu berkomitmen pada janji yang dia ucapkan, komitmen pada apa yang dia susun dalam rencana hidupnya.
Kebanyakan dari kita tidak memiliki komitmen kuat untuk itu sehingga yang terjadi adalah gagal dan gagal, karena janji adalah sama dengan hutang maka penuhilah janji.



* Bagi kita seorang mahluk tentunya kita memiliki kewajiban terhadap
apa yang Tuhan tentukan untuk kita laksanakan, terhadap kita yang memiliki keluarga tentunya kita memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhkan anak-anak dan istri kita, bagi kita yang dipercaya oleh rakyat untuk memperjuangkan haknya maka kita berkwajiban untuk memenuhinya. Banyak diantara kita tersiksanya oleh keadaan yang tiba-tiba menimpanya karena sebetulnya kewajiban-kewajiban yang seharusnya dilaksanakan malah dilalaikannya.



* Melanggar sesuatu yang tidak baik tentunya akan berakibat tidak
baik bagi kehidupan kita jadi anjurannya bagi kita adalah jangan melanggar larangan yang telah ditetapkan dan sudah pasti berakibat buruk untuk kita.





Demikianlah sedikit tulisan ini dengan sebuah niat agar hati dan perasaan kita, Anda dan saya semoga akan lebih baik dalam menjalani kehidupan yang tidak mudah ini, sebuah rangkaian kalimat tuntunan yang bermakna penuh dengan sandaran kekuatan kepada Ke Maha Besaran-Nya, dari Pak Mario Teguh yang bisa kita jadikan dorongan kuat untuk kita agar berbuat kebaikan bagi persaan orang-orang yang kita cintai dan sekeliling kita :


Maka anjurannya kepada kita adalah : Bekerja keraslah bagi perasaan baik orang lain, dan perasaan baik Anda akan menjadi tanggung-jawab Tuhan.

(MT. The Shape of My Heart)